Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-07 13:29:36【Resep Pembaca】695 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(477)
Artikel Terkait
- BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir
- Pemkot Palu: Penerapan standar MBG solusi hindari keracunan makanan
- Rayakan Hari Pangan Sedunia 2025, dengan kurangi food waste
- Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal
- Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir
- Menemukan Shanghai tempo dulu di Jakarta Pusat
- Dinkes Sumsel temukan 390.354 kasus ISPA hingga September 2025
- Wamenaker sebut Magang Nasional sarana siapkan tenaga kerja terampil
- Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China
- Kemendag buka akses ekspor kuliner Indonesia ke lima negara
Resep Populer
Rekomendasi

BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir

BGN sebut MBG telah serap satu juta tenaga kerja

Ini yang terjadi jika makan cokelat sebelum tidur

Pemprov DKI dinilai perlu sediakan fasilitas air minum saat panas

Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG

Pembuat film "Pengin Hijrah" dipuji promosikan wisata Uzbekistan

Ahli gizi dorong masyarakat kembali ke pola makan tradisional Asia

Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T